Warga Minum Air Irigasi
By Faizal | January 5th, 2010 | Category: News |
Ratusan warga di lereng Gunung Wilis sejak sebulan terakhir dilanda hingga mereka terpaksa mengonsumsi air irigasi. Mereka berada di lima Dusun Pling Sanan, Sanan, Tanggul, Selopanggung, dan Sumber Agung, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, terpaksa mengonsumsi air selokan.
Air selokan pada irigasi di wilayah ini ditampung di bak kemudian dimasak. Itu pun satu bak harus diperebutkan setidaknya 15 KK. “Sudah rembesan, airnya bau. Daripada tidak bisa masak,” keluh Ketua RT 01/RW 03 Dusun Sanan yang membawahi 85 KK, Kamis (20/8).
Air itu bercampur tanah sehingga harus diendapkan lebih dulu sebelum dikonsumsi. Selain harus berebut air rembesan ini, mereka masih harus ditarik biaya. Setiap warga ditarik Rp 15.000 per bulan. Menurut Kades Selopanggung, Zairi, dana retribusi tersebut dikenakan sebagai syarat agar warga bisa membawa pulang air. Zairi menambahkan bahwa kesulitan air bersih merupakan persoalan tahunan.
Dari lima dusun yang kesulitan, Dusun Sanan yang paling parah. “Warga kami terpaksa memanfatkan air rembesan karena tidak semuanya teraliri program WSLIC (Water Sanitation for Low Income Communities). Apalagi Dusun Sanan tak terjangkau program ini,” lanjut Zairi. Dia meminta agar Pemkab Kediri segera mengirim air bersih. Apalagi demi kebutuhan di bulan puasa. Untuk memenuhi kebutuhan air di lima dusun itu setidaknya butuh 5 tangki atau sebanyak 15.000 liter.