Tiga Bulan Pakai Air Limbah, Nyaris Bentrok demi Setangki Air

Kekeringan nyaris memecah belah warga Kampung Cicadas Kidul, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, karena berebut setangki air bersih yang ditunggu berbulan-bulan.

Setelah menunggu selama tiga bulan untuk mendapatkan air bersih yang layak dikonsumsi, akhirnya Dinas Cipta Karya Cianjur, menurunkan satu tangki air bersih ke kampung itu, Minggu (23/8). Warga yang selama ini terpaksa memanfaatkan air limbah perumahan, berebut mendapatkan air bersih yang dibagikan di tengah lapang kampung itu.

Namun karena warga yang membutuhkan banyak sedangkan stok air sedikit, warga pun berebut. Aksi saling dorong pun nyaris berubah menjadi bentrok karena tidak ada yang mau mengantre. Sebelum terjadi baku hantam, petugas berhasil menenangkan warga dan memaksa mereka antre.

“Kurangnya kendaraan operasional membuat kami mengatur jadwal untuk membagikan air bagi warga yang kesulitan,” kata seorang staf Dinas Ciptakarya Cianjur, Uci.

Uci menambahkan, selama tiga bulan terakhir, pihaknya melayani permintaan air bersih di wilayah Cianjur, baik tengah, utara hingga selatan. Sebelumnya warga sekitar terpaksa menanfaatkan air bekas limbah perumahan untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK).

Sulitnya mendapat air bersih dirasakan warga sejak tiga bulan terakhir ini . Tidak sedikit warga yang terpaksa mencari sumber air bersih dari wilayah lainnya, atau memanfaatkan air selokan. “Namanya juga air bekas dipakai untuk mandi, akibatnya banyak warga yang terkena penyakit kulit,” kata Yayah, 35, warga setempat.

Kondisi itu menjadi pemandangan biasa, selain memanfaatkan air bekas limbah rumah tangga, ada sebagian warga yang menggunakan air sungai yang bau dan kotor. “Terpaksa “judulnya” juga apa yang ada itu yang kami pakai. Dari pada kami kekurangan air, mendingan memanfaatkan air yang ada,” keluhnya.

Untuk mengambil air bekas limbah perumahan di wilayah sekitar, warga rela berjalan sejauh tiga kilometer. Sedangkan, kebutuhan untuk air minum sehari-hari, warga harus mencarinya ke desa-desa tetangga yang jaraknya sangat jauh.

Pencarian Populer dari » Tiga Bulan Pakai Air Limbah, Nyaris Bentrok demi Setangki Air

Leave Comment