Balita Tewas Karena Racun, Diduga Tak Sengaja Minum Pembersih Lantai

Zaena Aliyah, anak ketiga pasangan Priyanto-Marista meninggal dunia dengan cara mengenaskan, Sabtu (29/8) malam. Balita berusia 17 bulan itu tewas, setelah tidak sengaja meminum cairan pembersih lantai yang ditempatkan dalam botol air minum mineral ( AMDK )

Putri ketiga dari keluarga yang tinggal di Perumahan Griya Damai Sejahtera, RT 12/RW 2, Kelurahan Bale Arjosari, Kecamatan Blimbing, ini sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Marsudi Waluyo. Zaena dirawat selama beberapa jam usai ditemukan muntah darah usai lambungnya kemasukan cairan pembersih lantai merek Prostex.

Keluarga Priyanto, hingga sore kemarin belum bisa dimintai keterangan. Keluarga kecil yang terdiri dari ayah-ibu dan tiga orang anak ini masih syok atas kejadian ini. “Ibunya bahkan sampai pingsan-pingsan karena syok,” kata Ketua RW 2, Suwandi, sekaligus membenarkan peristiwa tragis yang menimpa warganya.

Suwandi mengetahui peristiwa ini setelah mendapatkan laporan dari ketua RT setempat dan juga tetangga-tetangga korban yang mendengar cerita langsung dari Priyanto atau Marista.
Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan, saat itu, Zaena sudah berada kembali di tengah-tengah keluarga setelah setengah hari diasuh oleh seorang tetangga, Ibu Sunami.

Tanpa sepengatuhan kedua orang tuanya, Zaena yang superaktif ini membuka lemari kecil yang di sudut rumah. Gadis kecil itu menemukan botol air minuman mineral yang diisi cairan pembersih lantai.

Tanpa menyadari temuannya yang berbahaya, Zaena membuka tutup botol dan kemudian meminumnya. Setelah meminum inilah, Zaena menangis karena merasa kesakitan terkena mulut dan tenggorokannya terkena cairan kimia yang seharusnya untuk membersihkan porselen kamar mandi.
“Ibunya sendiri waktu itu mengakui, jika memang memindahkan isi Prostex itu ke dalam botol air minum yang akhirnya dibuka Zaena setelah mengambil di lemari,” terang seorang tetangga.

Setelah itu, Zaena dilarikan ke rumah sakit. Malang, nasib bocah yang dikenang tetangga sebagai gadis lucu dan aktif ini tak tertolong. Ia meninggal sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (29/9).
Entah karena takut atau malu, kejadian ini tidak dilaporkan ke Polisi oleh pihak keluarga. Kapolsekta Blimbing, AKP Abdul Hadi mengatakan, meski demikian pihaknya akan tetap melakukan proses penyelidikan.

“Hal ini tidak dilaporkan kepada kami, bahkan jenazah korban juga sudah dikuburkan. Namun, untuk keperluan penyelidikan polisi tetap akan melakukan pemeriksaan,” katanya

Pencarian Populer dari » Balita Tewas Karena Racun, Diduga Tak Sengaja Minum Pembersih Lantai

Leave Comment